Pengalaman Buruk Menggunakan Aplikasi Dating Apps Kencan Online - Revesery -->

Pengalaman Buruk Menggunakan Aplikasi Dating Apps Kencan Online

Pengalaman Buruk Menggunakan Aplikasi Dating Apps Kencan Online - Kasus online dating di Indonesia, bumble dan tinder bahaya gak sih? - Kalo ditanya resolusi tahun ini pengen apa? pengen hidup yang baik aja si, lebih baik dari tahun tahun lalu. 

Today pengen banget speak up sesuatu yang aku pendam lama banget sendirian, ini tentang sexual harrasment yang pernah aku alamin di tahun 2019 kalo gak salah bulan november

Aku gak tahu cara bikin artikel nah kejadian ini sebenarnya untuk para wanita agar hati" terhadap seseorang yang kalian kenal via online. Waktu itu aku masih maba smt 1 jadi aku iseng main aplikasi cari jodoh TI**** ketemu sama cowok ini dia itu mahasiswa.

Pengalaman Buruk Menggunakan Aplikasi Dating Apps Kencan Online

Lebih tepatnya si T**** karena dia kuliah di salah satu akademi ternama semi militer di kota S aku gak pengen sebut instansi karena ini kesalahan personal dan aku memang sudah tidak ada bukti karena aku berusaha untuk melupakan segalanya kala itu namun tidak bisa

Kami bertukar nomer whatsapp dan kita vc, chat selama beberapa hari kebetulan tempat kostku tidak jauh dari kampusnya dia saat itu di hari senin aku libur kuliah dia mengajak ketemuan pas aku tanya mau dimana katanya dia mau ngajak makan tapi masih belum tahu dimana

Waktu itu dia bilang ngajak ke burjo nah aku bawa motor sendiri kita janjian ketemu di pom bensin karena ya aku juga belum paham daerah itu aku ikut dia, oh ya kenapa aku mau ketemu dia karena dia juga beralasan untuk tanya pendaftaran kuliah di kampusku untuk adiknya gitu

Dan aku percaya karena aku juga paham alurnya dan aku adalah org yg sangat positif thinking, jadi aku janjian di pom bensin dia katanya mau ajak ke burjo lalu mampir ke indomart dulu beli minuman sama jajan gitu, nah aku masih ngira dia ajak aku ke burjo habis itu ternyata tidak

Dia mengajakku ke kostannya dia, dia bilang gpp biar lebih nyaman aja ngobrolnya disitu rada was" dan masih posthink ya, habis itu masuk ke kamar dia aku lihat tiap sudutnya dan kaget ada banyak botol miras di pojok ranjang aku takut waktu itu namun kan pintunya kebuka

Jadi aku masih posthink lagi nih, habis itu kita ngobrol biasa g ada apa" sampe dia duduknya mendekat gitu aku geser dia ttp deket dan dia berusaha elus punggungku lalu kutepis dan saat aku tanya mau ngapain? Dia bilang gak kok gak mau apa", lalu dia berdiri kunci pintu wtf...

Aku masih diem, dia mendekat dan mau cium bibir namun aku mengelak dan berontak dia berusaha buka jilbabku dan akhirnya kebuka dan dia berusaha untuk raba" badanku, cium bibir, telinga tapi aku berontak sampe tanganku dipegang dengan tangannya dia dan kepalaku kebentur tembok

Disitu otakku mikir kalo aku berontak lebih pasti dia akan semakin kasar dan memaksa lebih sementara tenaga dia lebih kuat dariku bisa" aku beneran diperkosa gak hanya diraba sebatas ini disitu dia emang udah buka sabuk celananya aku berusaha melawan dg tenang akhirnya aku bisa

Aku bisa menghindar dan diam dipojokan mau nangis banget soalnya pintunya dikunci dan aku mau teriak, aku ancam dia kalo kamu berani macam" aku akan teriak. Dan jawaban dia adalah silahkan teriak kamu yang akan malu sendiri, aku terdiam karena ya itu area dia dimana aku teriak

Mungkin isinya juga teman"nya dia dan bisa jadi nasibku lbih parah, disitu dia bilang saya gak mau ngapa"in, oh shit. Pdhal dia niat memperkosa saya, saya bicara baik" apa kamu tidak berpikir panjang kamu juga punya adik perempuan. Dan saya malah menceramahi dia akhirnya berhasil

Saya berhasil untuk membuatnya tidak memaksa saya, dia bilang lalu kamu mau apa? Mau blokir silahkan, saya tidak blokir nomernya karena saat itu saya pikir saya bisa jadikan bukti akhirnya saya minta pulang dan berhasil saya pulang dengan selamat tanpa terjadi hubungan intim

Namun setelah itu saya trauma berat dan berniat untuk tidak bertemu siapapun dan takut dengan laki" sampai saya merasa hina sekali karena sudah disentuh oleh laki" hal itu berselang lebih dari sebulan sampai saya bisa normal kembali namun saya tidak berani cerita dengan siapapun.

Pesan saya untuk hati" dengan laki" yang kalian kenal apalagi secara online dan pandailah menjaga diri, meskipun trauma ini masih belum sepenuhnya hilang karena saya masih menyalahkan kebodohan saya kala itu namun alhamdulillah saya tidak sampai hs atau sebagainya.

Terimakasih buat author yang sudah bercerita

nama author disamarkan.


Ada pertanyaan? Silahkan komentar

Posting Komentar

Revesery.com

Revesery.com

Revesery.com

Revesery.com

Kunjungi Terus "Revesery" untuk update menarik selanjutnya. 

Simak update artikel menarik disini, stay tuned !! Revesery.com
Jangan sampai Terlewatkan

Download ==>