Cara Mengerjakan Soal PBM Pola Kalimat SPOK - Revesery -->

Cara Mengerjakan Soal PBM Pola Kalimat SPOK

Cara Mengerjakan Soal PBM Pola Kalimat SPOK - Cara Memahami dan Mengerjakan PBM: Pola Kalimat (SPOK) Edition!

Halo! Semisal ada kesalahan boleh tolong koreksi aku, yaa, karena aku juga masih belajar. Semisal ada yang mau ditanyakan lebih lanjut, bisa comment. I hope this artikel will help you, ya, I'll try my best to explain it. Enjoy!

Kalimat adalah bagian penting dalam berbahasa. Untuk memiliki arti yang jelas, sebuah kalimat harus memiliki pola tertentu. 

Dalam bahasa Indonesia, terdapat beragam pola kalimat yang bisa digunakan. Salah satu pola kalimat yang baik dan benar (efektif) adalah kalimat berpola SPOK.

Kalimat berpola SPOK terdiri dari empat unsur utama, yaitu subjek, predikat, objek, dan keterangan. Terkadang, kalimat SPOK juga bisa dilengkapi dengan pelengkap. 

Subjek pada pola kalimat SPOK berupa nomina atau frasa nomina, sedangkan predikatnya berupa kata kerja intransitif. 

Objek pada kalimat SPOK berupa nomina atau frasa nomina, dan keterangannya berupa frasa preposisi.

Frasa adalah rangkaian kata yang tidak memiliki subjek dan predikat. 

Dalam kalimat SPOK, frasa tersebut bisa berfungsi sebagai pelengkap untuk memberikan informasi tambahan tentang subjek, predikat, atau objek dalam kalimat.

Cara Mengerjakan Soal PBM Pola Kalimat SPOK

1. Pertama, pahami dulu masing-masing unsurnya mulai dari S, P, O, Pel, dan K. Ini catatannya ya.

Contoh:

"Aku memakan apel." Apa memakan bisa dipasifkan? Bisa, jadi dimakan. Maka apel pasti objek.

"Aku berjualan sayur." Berjualan nggak bisa jadi pasif, maka sayur itu pelengkap.

2. Intinya kalau mau ngecek itu pelengkap atau objek, coba aja kamu ubah predikatnya jadi pasif, kalau bisa berarti objek, kalau nggak berarti pelengkap. Diubahnya juga harus persis ya.

Contoh: Memakan = Dimakan, gabisa jadi dimakankan. Gaboleh ditambahin imbuhan lain. Harus sama.

3. Yang biasanya bingung, bedain pelengkap sama keterangan. 

Di catatan udah aku tulis, keterangan bisa ditaro di 3 tempat: awal, akhir, dan diantara S-P. Kalo pelengkap? Sama kaya objek, harus melekat sama predikat. Keterangan biasanya diikuti kata hubung atau kata depan (catetan).

Contoh:

"Aku bermain bola bersama dia." Bersama dia ini keterangan, kenapa? Karena posisinya bisa diubah. Jadi gini:

-Aku, bersama dia, bermain bola 

-Bersama dia, aku bermain bola

Bisa kan? Bisa. Maknanya sama? Sama.

Cepetnya gini.

Kalo S, P (adalah, menjadi, merupakan) dia pasti diikuti pelengkap. Ini paten.

Kalo S, P (ber-) pasti diikuti pelengkap/keterangan. Cara bedainnya kaya yang aku jelasin tadi.

-Aku berjualan apel (Apel sebagai pelengkap)

-Aku berjualan di pasar (Di pasar sbg ket)


4. Nah, ada beberapa yang polanya itu keterangan, P, S/O. Cara bedainnya kaya di foto atas ya.

-K, P (me-), maka selanjutnya O

Cth: Saat Ia tiba, memakan apel bukan hal yang bagus (apel = O)

-K, P, (di-), maka selanjutnya S

-Saat makan, dibakarnya jagung itu (jagung = S)

5. DAAAH SELESAI artikelNYAAA!

Ohiya, tolong banget ya walau ada rumus cepetnya, pastiin kalian tau konsep awal, misal perbedaan O/pel/ket, biar kalau ada yang mengecoh kalian nggak bingunggg!

Feel free to ask yaahhh!! ♡

6. OHIYAA TIPS SATU LAGII:

Kalau di soal itu diawali dengan S/Ket, cari opsi yang awalannya. Misal di awal itu Ket, opsi yang awalannya bukan Ket gausah diperhatiin, skip aja.

Keterangan di awal berakhir dengan koma!!! Satu kalimat panjang kalo belum koma, ya itu keterangan semua.

Sesi Pertanyaan: 

1. kalau misalnya awal kalimatnya itu

1) Sebagai contoh dalam lingkup lokal, misalnya ....

2) Bahkan, di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang merupakan peristiwa rutin tiap tahun.

3) Menurut sebuah studi ...

4) Pada studi ini menunjukkan

Jwb: tergantung full kalimatnya yaa. kalau konjungsi (bahkan, padahal, tetapi, dsb) itu dalam pola kalimat dasar nggak dianggap, jadi gausah dilihat. nah ada/nggaknya subjek predikat tergantung penggunaan koma ya. contohnya di foto inii

2. kalau "menonton dapat merusak mata" itu s-p-o ap s-p-pel? "mata dapat dirusak menonton(?)"

Jwb: S P O yaa, dipasifin itu maksudnya predikatnya aja yang bisa pasif/nggak, gak perlu dipasifin seluruh kalimatnya. disini karena subjeknya kata kerja jadi paling berubah > mata dapat dirusak oleh ... gituu. kalau S kata kerja, kemungkinan gak akan ditanya hentuk pasifnya kok

3. Berjualan nggk bisa diubah jadi "dijual" ya?

jwb: nggak, karena imbuhannya harus sama, nggak boleh ditambah/kuranginm kalau dijual itu bentuk aktifnya menjual, berjualan kalau mau dipasifin itu jadi dijualan/terjualan sedangkan 2 kata itu nggak ada kan

Menggunakan pola kalimat SPOK dalam berbicara atau menulis akan membuat komunikasi kita menjadi lebih jelas dan mudah dipahami oleh lawan bicara atau pembaca. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menggunakan pola kalimat yang benar dalam berbahasa Indonesia.

Sekian Cara Mengerjakan Soal PBM Pola Kalimat SPOK

Ada pertanyaan? Silahkan komentar

Posting Komentar

Revesery.com

Revesery.com

download file ini untuk mencoba: 

Revesery.com

Revesery.com

 Download ==>>