Sejarah Marshall Plan : Mengubah Kehancuran Menjadi Kemajuan - Revesery -->

Sejarah Marshall Plan : Mengubah Kehancuran Menjadi Kemajuan

Sejarah Marshall Plan : Mengubah Kehancuran Menjadi Kemajuan - Berakhirnya perang dunia ke 2 Meninggalkan kehancuran yang begitu parah. Di berbagai belahan dunia Berbagai kota kota besar Berubah menjadi puing puing Infrastruktur pun hancur total.

Dan terjadi bencana kelaparan dimana mana Tidak pernah dalam sejarah manusia, Kita mengalami bencana lebih parah dibandingkan perang dunia ke 2

Jika demikan, Mungkin banyak dari kita yang bertanya "Mengapa dunia bisa bangkit kembali" "Dari keterpurukan perang?" "Dan apa yang menjadi pendorong utama dari kebangkitan ini?"

Dalam episode kali ini, Kami akan membahas bagaimana sebuah kebijakan, Mampu mengubah kehancuran Menjadi kemajuan yang begitu pesat Kebijakan itu adalah "European Recovery Program" Atau yang dikenal dengan "Marshall Plan"

Konten ini, Juga akan membahas secara singkat Bagaimana kebijakan tersebut, turut berkontribusi Dalam kemerdekaan Indonesia Dengan memaksa Belanda Meninggalkan koloninya yang paling berharga Yang dikenal sebagai "Zamrud Khatulistiwa"

Bagaimanakah semua itu bisa terjadi? 

Juli 1944, Mount Washington Hotel, Bretton Woods, Amerika Serikat Terlihat begitu banyak perwakilan Dari negara negara sekutu Menghadiri sebuah pertemuan Yang akan mengubah sejarah Keuangan dari dunia modern

Pertemuan tersebut didasari akan sebuah keyakinan, Keyakinan bahwa sekutu akan tampil sebagai pemenang Dan oleh karena itu, Mereka berusaha mendiskusikan Bagaimana cara mengatur dunia pasca perang tersebut Dalam pertemuan itu,

Ada beberapa yang berhasil dicapai Seperti:
-Memilih Dollar Amerika sebagai mata uang dunia Untuk menggantikan standar emas Yang sebelumnya digunakan berbagai negara
-Membentuk organisasi IMF Yang bertujuan menjamin stabilitas Dari nilai tukar dan arus keuangan global
- Membentuk organisasi IBRD Yang bertujuan mempercepat pembangunan pasca perang Dan meningkatkan pembangunan ekonomi Khususnya memberi pinjaman untuk membangun Infrastruktur

IBRD adalah bagian dari World Bank Meskipun IMF dan World Bank berbeda, Namun tujuan pendiriannya sebenarnya adalah sama Yaitu menjaga sistem perekonomian dunia Dari hal hal yang tidak diinginkan Seperti perang dagang Maupun Hiperinflasi

7 Mei 1945 Jerman menyerah tanpa syarat kepada sekutu Hal ini, Mengakhiri perang dunia ke 2 di Eropa Sekalipun demikian, Perang tersebut menyebabkan kehancuran yang sangat parah

Oleh karenanya, Eropa membutuhkan dana yang begitu besar Untuk membangun kembali negara negaranya Mereka juga membutuhkan bantuan Seperti pangan dan keamanan Guna memenuhi kebutuhan dari masyarakatnya

Beberapa negara seperti Jerman Bahkan membutuhkan tenaga kerja Karena mereka, kehilangan banyak orang saat perang Negara negara sekutu seperti Soviet, Inggris dan Amerika Harus memikirkan langkah selanjutnya Untuk Eropa yang sudah hancur lebur akibat perang tersebut

Mereka juga ingin memastikan Agar kejadian seperti perjanjian Versailes Yang terjadi pasca perang dunia pertama, tidak terulang kembali

Negara kapitalis, seperti Amerika dan Inggris Ingin membuat sistem ekonomi baru bagi dunia Sesuai dengan sistem Bretton Woods

Mereka ingin, Membangun kembali Eropa seperti sebelumnya Dan menjadikan Jerman, sebagai salah satu pemain utama dalam pembangunan tersebut Namun apa yang mereka inginkan,

Tentu tidak sama dengan apa yang diinginkan oleh Uni Soviet Yang menginginkan agar Jerman tetap Lemah Perbedaan pandangan antar kedua kekuatan besar Baik secara langsung maupun tidak langsung Akan menyebabkan terjadinya blokade Berlin

Kebijakan geopolitik ini, Sebenarnya tidak mengherankan Karena, jika kita melihat dari sejarahnya Russia selalu diserang atau setidaknya mendapatkan intervensi asing Seperti Perancis saat Napoleon, Inggris dan Perancis saat Crimean War, Amerika saat perang saudara Rusia Dan Jerman saat Perang Dunia ke 2

Josef Stalin Menginginkan agar kondisi negaranya menjadi lebih aman Ia melakukannya dengan cara mendirikan berbagai negara satelit Disekitar perbatasan wilayahnya

Negara negara tersebut Dibuat untuk menjadi lapisan pelindung atau "Buffer Zone" Sehingga, negara yang ingin menyerang Uni Soviet Harus melewati lapisan pelindung terlebih dahulu Sebelum mencapai wilayah inti dari Uni Soviet

Pasca Perang Dunia ke 2 Uni Soviet menguasai wilayah Jerman Khususnya yang berada di wilayah timur

Wilayah itu, enggan mereka lepaskan Baik Amerika atau Inggris Juga tidak bisa menolak keinginan dari Uni Soviet Karena, setelah berakhirnya Perang Dunia ke 2 Soviet memiliki kekuatan dan pengaruh yang cukup besar

Amerika dan Uni Soviet, Memiliki perbedaan pandangan dan kepentingan Hal ini, juga diperparah oleh kekuatan militer dan kemajuan teknologi yang dimilikinya

Berbagai perbedaan inilah, Yang cepat atau lambat Memicu terjadinya perang dingin Sebuah istilah yang kita gunakan, Untuk menggambarkan bagaimana ketegangan yang terjadi Di antara Amerika dan sekutunya Melawan pengaruh dari Uni Soviet dan sekutunya

Sekalipun demikian, Kedua negara tersebut tidak pernah terlibat dalam pertempuran secara langsung Karena, keduanya khawatir akan terjadinya perang nuklir Mereka berusaha memperebutkan pengaruh, Dan dukungan dari negara di dunia

Termasuk dengan menjalankan Proxy War Misalnya: Amerika memberikan dukungan dana Bagi pemerintah di suatu negara Dan Uni Soviet, Akan mendukung kelompok oposisi di negara tersebut

Salah satu medan perang terpenting dari perang dingin Adalah benua Eropa Dimana kedua negara adidaya Memperebutkan pengaruh dan juga dukungan, Dari negara negara di Eropa Yang secara kebudayaan dan teknologinya Relatif lebih maju dibandingkan benua lainnya

Salah satu konflik ini terjadi Ketika United Nation atau PBB Memulai bantuan internasional dengan UNRRA Dilaksanakannya UNRRA Terbentur dari Uni Soviet Yang memiliki caranya sendiri Untuk membangun kembali benua Eropa

Uni Soviet, Yang negaranya juga hancur akibat Perang Dunia ke 2 Ingin mengambil kesempatan dari negara lemah

Terutama Jerman Timur Yang mesin mesin industrinya segera dijarah Uni Soviet ingin Jerman tetap lemah Soviet setuju untuk mengikuti UNRRA Dengan syarat PBB mengikutsertakan Ukraina dan Belarusia Sebagai penerima bantuan

Karena hal tersebut, Uni Soviet kurang berperan dalam program UNRRA Sekalipun dia berstatus sebagai donatur Tanpa keikutsertaan Uni Soviet

Amerika Serikat yang statusnya juga sebagai donatur, Terpaksa memberikan lebih banyak bantuan finansial bagi UNRRA Selain persaingan antar 2 kekuatan besar, Terjadinya bencana alam, Juga memperburuk keadaan Seperti bencana musim dingin tahun 1946 - 1947
Sejarah Marshall Plan : Mengubah Kehancuran Menjadi Kemajuan
Yang mengancam persediaan komoditas pertanian Dan dapat memicu bencana kelaparan di benua Eropa Amerika Serikat sendiri sangat khawatir Jika negara Eropa terkena pengaruh komunisme Oleh karenanya, Presiden Truman merespon tantangan komunisme Dengan menyusun kebijakan ERP atau "European Recovery Program"

Tujuan utama program ini Adalah memberikan bantuan selama 4 tahun Dengan nilai total 13 Milliar USD Untuk membantu negara Eropa Dalam segi material dan finansial 5 Juni 1947 George Marshall, yang menjabat menjadi menteri luar negeri Amerika Serikat Menyampaikan pidatonya yang terkenal Mengenai ERP di Universitas Harvard Setelah pidato tersebut

Kebijakan ini dikenal dengan nama Marshall Plan Saat menyampaikan pidatonya, Marshall tidak menyampaikan bagaimana bantuan tersebut akan berjalan Namun ia berkata, Bahwa akan ada kerja sama antara Amerika dengan dan negara penerima proyek Demi pembangunan di Eropa.

Ada pertanyaan? Silahkan komentar

Posting Komentar

Revesery.com

Revesery.com

download file ini untuk mencoba: 

Revesery.com

Revesery.com

 Download ==>>