Apa Yang Dimaksud Dengan Teori Permainan - Revesery -->

Apa Yang Dimaksud Dengan Teori Permainan

Apa Yang Dimaksud Dengan Teori Permainan - Kalau mau beli laptop/PC, sering banget debatin mau pake Intel atau AMD. Nah, salah satu teknik pemasaran supaya kedua brand ini bisa berjaya adalah dengan GAME THEORY aka strategic market game. 

Ada yang udah tau?

Anyways, mau apa pun chipnya, pada dasarnya, game theory adalah metode strategic thinking.

Para brand harus membuat keputusan dengan melihat dari perspektif yang berbeda, menempatkan brand mereka pada posisi berbeda dari brand lain, dan mengantisipasi kemungkinan tindakan dan reaksi dari brand lain ini.

Apa Yang Dimaksud Dengan Teori Permainan

Hasil dari skenario ini digunakan untuk membuat keputusan.

Dalam konteks bisnis, game theory paling sering digunakan oleh manajer bisnis untuk mengetahui apa yang direncanakan oleh kolaborator dan kompetitor mereka.

Ini jadi tools yang ampuh untuk memprediksi hasil interaksi antara sekelompok brand, di mana tindakan yang satu akan memiliki efek atau dampak langsung pada yang lain, dan yang lain akan bereaksi sesuai dengan tindakan tersebut.

Setiap strategi akan memberikan konsekuensi yang berbeda bagi brand itu sendiri maupun yang lainnya.

Strategi optimal yang dipilih didasarkan pada ekspektasi brand atas apa yang brand lain lakukan.

Ada 3 komponen yang berperan dalam game theory ini, yaitu:

- Pemain (brand)

- Strategi

- Outcome

Juga, game theory bersandar pada asumsi bahwa para pemain bersikap rasional dan strategis, serta memiliki ketertarikan untuk mengoptimalkan utilitasnya.

Masalahnya adalah, manusia sering tidak rasional, dan cenderung membuat keputusan untuk alasan selain kepentingan mereka sendiri.

That’s why, game theory tidak dapat memprediksi perilaku manusia dengan akurasi 100%, tapi tetap, melakukan studi tentang game theory akan memberikan kamu banyak insight terhadap perilaku manusia dan ini bisa diaplikasikan di bisnis.

Di atas sudah dikatakan kalau game theory digunakan oleh manajer bisnis untuk mengetahui apa yang direncanakan oleh kolaborator dan kompetitor mereka.

Lalu, bagaimana aplikasinya?

Membuat keputusan bisnis adalah daily tasks-nya para manajer, dan ada banyak tools yang digunakan untuk membantu membuat keputusan, salah satunya adalah game theory.

Penetapan harga suatu perusahaan dapat sangat dipengaruhi oleh pilihan penetapan harga atau keputusan perusahaan pesaing.

Ada beberapa alasan mengapa manajer harus mempertimbangkan untuk menggunakan game theory, seperti:

- manajemen risiko bisnis

- mendapatkan insights tentang kompetisi

- improve proses pengambilan keputusan

Contoh aplikasinya adalah yang terjadi pada Intel dan AMD.|

Mereka bersaing untuk mendapatkan market share yang lebih besar. Dimulai oleh Intel, yang menurunkan harga desktop dan mobile processors-nya.

AMD bereaksi dengan menerapkan hal yang sama, bahkan jika itu berarti potensi kerugian atau penurunan pendapatan.

Pada Q1 2022 ini, PC dengan chip AMD punya market share yang lebih kecil yaitu 34.9% sedangkan Intel 65%, itulah kenapa penting bagi mereka untuk memperbesar market share walaupun harus mengorbankan revenue. (source: http://statista.com)

Apa Yang Dimaksud Dengan Teori Permainan

Perang harga ini mengakibatkan kedua perusahaan memperoleh peningkatan yang signifikan dalam penjualan unit mereka, artinya market potential meningkat.

alam contoh ini, AMD bereaksi setelah Intel bergerak lebih dulu. Tapi yang terjadi selanjutnya adalah serangkaian penurunan harga, then called “repetition of interactions”.

Hanya kedua pemain ini yang mendominasi di market CPU ini dan mereka adalah long-time competitors.

Mereka sadar mereka berpotensi memainkan permainan yang sama untuk waktu yang lama atau memilih untuk bekerja sama dan mempertahankan harga produk mereka jadi lebih tinggi.

Sejak 2017, Intel kehilangan 10% CPU market share dan 5% server market share dari AMD.

Dalam hal ini, AMD jadi pemenangnya.

Pertanyaannya, meskipun market share AMD meningkat, apakah mereka untung dan Intel merugi?

Dan dengan strategi mereka di awal, bukannya keduanya malah merugi?

Turned out, karena market potential meningkat, keduanya mengalami pertumbuhan bisnis in the long-term.

Apa Yang Dimaksud Dengan Teori Permainan

Market CPU meningkat dari $7,7 miliar (triwulanan) pada tahun 1999 menjadi $22 miliar pada tahun 2019, dengan CAGR sekitar 5%.

Karena tidak ada brand lain yang signifikan selain mereka berdua di market CPU ini, mereka masih tetap bisa meningkatkan market acquisition mereka karena terjadi pertumbuhan market.

Baik Intel and AMD market shares akan terus meningkat dari 5% pertumbuhan market CPU per tahun.

Annual revenue growth masing-masing adalah 6,2% dan 6,4% terhitung dari tahun 2014 s.d. 2018.

Apa Yang Dimaksud Dengan Teori Permainan

After all, there is no such thing as a zero-sum game in the CPU market

Sebenarnya ada banyak sekali contoh case game theory dan studi tentang ini masih terus berkembang. Ada banyak lagi istilah lain yang berkaitan dengan ini.

Bisnis dan manajemen adalah hal yang menarik untuk dipelajari.

Juga, based on World Economic Forum pekerjaan di bidang bisnis dan manajemen sedang naik-naiknya dalam beberapa tahun ke depan.

Begitu juga skill yang paling dicari oleh employer adalah skill yang berhubungan dengan bisnis dan manajemen.

Buat yang penasaran dan mau nanya-nanya silahkan komentar

Sekian Apa Yang Dimaksud Dengan Teori Permainan.


Ada pertanyaan? Silahkan komentar

Posting Komentar

Revesery.com

Revesery.com

Revesery.com

Revesery.com

Kunjungi Terus "Revesery" untuk update menarik selanjutnya. 

Simak update artikel menarik disini, stay tuned !! Revesery.com
Jangan sampai Terlewatkan

Download ==>

• Join Grup Team :
Discord Grup ( 12,832 Anggota )