Cara Mendapatkan Beasiswa GKS Global Korean Scholarship - Revesery -->

Cara Mendapatkan Beasiswa GKS Global Korean Scholarship

 Cara Mendapatkan Beasiswa GKS Global Korean Scholarship - Beasiswa GKS Global Korean Scholarship Graduate berdasarkan pengalamanku daftar & keterima di tahun 2022. 

As a background, aku s1 informatika di UIN Suka Jogja. Selama kuliah, ada pengalaman exchange & conference abroad. Lulus bulan Januari, langsung cari beasiswa.

GKS adalah beasiswa S1-S3 dari pemerintah Korea (diurus oleh NIIED) untuk mahasiswa dari negara-negara lain. Untuk S2&S3 biasanya dibuka bulan feb-maret/april. Ada dua jalur, kedutaan (kirim berkas ke kedutaan korea di jkt) dan univ (kirim berkas ke satu univ tujuan di korea).

Cara Mendapatkan Beasiswa GKS Global Korean Scholarship

Btw, indonesia termasuk negara yang dikasih kuota paling banyak. GKS juga nggak mensyaratkan pengalaman kerja, jadi aman buat fresh graduates. Benefitnya ada belajar bhs korea setahun, uang saku 1jt won per bulan, pesawat pp, asuransi, dan uang kuliah & penelitian.

Sertifikat kemampuan bahasa nggak wajib, tapi biar aman aku ambil tes IELTS dulu dan alhamdulillah dapet skor 7. Dokumen yang wajib ada Ijazah & Transkrip nilai (aku pakai SKL & transkrip sementara), proof of citizenship (Akte kelahiran), proof of parent citizenship (KK).

Semua dokumen wajib harus di translate ke english/korean oleh penerjemah tersumpah, kecuali ijazah & transkrip yang bisa di translate sama univ. Tahun lalu aku cuma notariskan fotocopy dari dokumen2 tsb, tapi mulai tahun ini kabarnya harus di apostille ke kedutaan.

Untuk essay yang perlu ditulis, ada personal statement, study plan, dan rekomendasi dari dosen (kan biasanya nulis sendiri). Formatnya setiap tahun beda2. Ini yang tahun lalu:

Cara Mendapatkan Beasiswa GKS Global Korean Scholarship

Awalnya, aku daftar lewat kedutaan tapi ditolak. Ada 1,414 pendaftar dan hanya 41 lanjut ke tahap wawancara. Langsung deh ubah essay dikit biar pas untuk daftar lewat jalur univ. Aku kirim dokumen ke Pusan National University lewat Pos EMS dan habis sekitar 600rb (4 hari sampe).

Sekitar 2 minggu setelah dokumen diterima, aku dikabari jadwal interview dengan profesor. Interviewnya lewat zoom bersama 2 professor. It takes only 10 minutes. Di situ ditanyain tentang pengalaman penelitan selama kuliah, kenapa tertarik, dan lain-lain (lupa hahah).

Tbh agak hopeless karena secepat itu interviewnya, tapi 2 minggu setelah itu dikabarin kalau lolos dan dokumenku dikirim ke NIIED untuk diseleksi kembali. NIIED akan pilih berdasarkan essay & dokumen kita dibandingkan dengan pendaftar dari berbagai negara, tinggal berdoa aja.

Setelah lolos babak itu, sebenarnya sudah aman. Kecuali kalau di tes kesehatan ada terdeteksi narkoba dsb atau mengundurkan diri, 99% bisa berangkat. Tes kesehatan dan TB bisa dilakukan di RS pilihan yang ada di web MOFA korea. Di Jogja aku pilih di RS Sardjito (sekitar 400rb).

Karena corona, ada banyak drama tentang keberangkatan ke Korea. Awalnya nggak bisa, terus diundur, akhirnya berangkat juga bulan Agustus akhir walau dengan beberapa ronde keberangkatan. Ini pun kami beruntung karena cuma beasiswa resmi dari pemerintah korea yang bisa berangkat.

Saranku sih, pokoknya daftar. Daftar aja kesempatan diterima udah naik 50% kan. Beasiswa juga cocok2an, yang keterima bukan mesti yang paling pintar. Yang penting sepenuh hati siapin essay dan buktikan kalau kita layak dan mampu buat diterima.

Jangan lupa minta tolong ke teman/kakak tingkat/dosen buat proofread tulisan kita (ini penting banget). Spend time di essay tsb. Cari tahu pengalaman dan saran scholars yang lain juga bisa sangat membantu. Waktu pendaftaran nggak dibuka lama, jadi siapin dari sekarang.

Sebentar lagi banyak beasiswa dibuka, termasuk GKS (Februari). Kalau jodoh, pasti nggak akan kemana (asal daftar). Good luck!


Ada pertanyaan? Silahkan komentar

Posting Komentar

Revesery.com

Revesery.com

download file ini untuk mencoba: 

Revesery.com

Revesery.com

 Download ==>>