Kenapa Iklan Digital dan Paid Ads Mulai Banyak Ditinggalkan - Revesery -->

Kenapa Iklan Digital dan Paid Ads Mulai Banyak Ditinggalkan

Kenapa Iklan Digital dan Paid Ads Mulai Banyak Ditinggalkan - Kenapa kita harus berpikir ulang ketika memutuskan Paid Ads sebagai satu-satunya tumpuan strategi marketing kita untuk jangka panjang. Karena banyak bisnis yang masih menjadikan paid ads sebagai satu-satunya revenue generator nya.
Paid Ads yg Sy maksud disini tentu saja Facebook Ads, Instagram Ads dan Google Ads
Jika Anda pelaku Ads-Ads coba lakukan audit seperti ini

Total semua budget iklan kita selama setahun, kemudian bandingkan dengan total revenue atau omset yang kita peroleh selama setahun itu
Bandingkan dari tahun 2017 dengan tahun 2018
Atau jika rentang itu terlalu panjang, kita bisa bagi per semesteran
Coba amati apakah iklan makin murah atau makin mahal?

Jika Anda menemukan biaya iklan makin mahal, misal 10 juta ngiklan sebulan biasanya dapat 100 juta eh di tahun berikutnya koq dapetnya nyusut cuma 80jt or bahkan 50 jutaan aja jangan kaget
Karena Anda banyak temennya
Pemain digital ads level corporate yg budget iklannya trilyunan yg paling merasakan dampaknya
Pemain besar digital ads, P&G dan Unilever meng cut budget advertising mereka sampai $200 juta atau setara 2,8T budget iklan mereka di digital ads karena memang menilai efektivitasnya semakin menurun

Yang di cut aja segitu.. kebayang ya budget mereka ngiklan gedenya seberapa
Sebenarnya ini warning buat kita juga.
Level-level bisnis UKM yg ingin serius menumbuhkan bisnis mereka jangka panjang
Lebih hati-hati lagi menyusun strategi marketing kita jangka panjang
Secara perlahan kurangi budget untuk digital ads

Kenapa Iklan Digital dan Paid Ads Mulai Banyak Ditinggalkan

Ini alasannya

1. Audiens mulai merasa terganggu dengan Ads
Gejala dari poin nomer satu ini bisa kita lihat dari pengguna Ads Blocker yang semakin hari semakin meningkat
Di tahun 2016 aja ada 600 juta device menggunakan fitur ads blocker.
Dan 94% nya berasal dari Asia Pacific, termasuk Indonesia
Kenapa pengguna lebih banyak di wilayah Asia Pacific, bukan di Eropa atau bahkan di US sendiri

Karena di negara Eropa secara bertahap sudah memberlakukan GDPR atau General Data Protection Regulation yang melindungi data privasi pelanggan. Facebook dan Google sudah gak berkutik disana, dan pernah merasakan kena denda masing-masing 5 trilyunan

Makanya Asia Pacific yg masih bisa mereka eksploitasi habis-habisan
Tapi Facebook sendiri juga sudah sadar bahwa pendapatannya dari iklan akan tergerus, makanya ia sudah menyiapkan Libra sebagai revenue generator barunya

So jika Facebook sendiri saja sudah mengantisipasi penurunan digital ads, terus masa kita ya malah menjadikan digital ads sebagai strategi utama
Itu kan melawan arus namanya
Alasan berikutnya

2. Digital Ads itu tidak menaikkan Brand Trust
Saya nanya ke temen-temen nih
Apa yang temen-temen rasakan pas enak-enaknya nonton video di YouTube atau di Facebook pas seru-serunya tiba-tiba di interupsi sama iklan
Meskipun cuma 5 detik dan bisa di skip kemudian, tapi sudah bikin kita kesel

Pengalaman yang sama akan dirasakan audiens ketika kita berkali-kali menginterupsi momen seru dan menyenangkan mereka dengan nyelonongnya iklan kita

Siapa yang akan disalahkan audiens?
Paling gampang adalah brand atau produk yang ngiklan yang akan disalahkan
Kenapa sih Brand ini ganggu terus
Dan ini gak bagus terhadap hubungan emosional brand Anda dan audiens untuk jangka panjang

Minimal jika kita masih menggunakan iklan, kita harus mem-preview dulu bagaimana iklan kita ditampilkan.
Jika nge-blend sama feeds di timeline sih masih bisa diterima audiens
Kaji ulang jika tampilan iklan kita sifatnya interuptif, atau menyela
Nah ini alasan ketiga untuk mempertimbangkan  ulang strategi digital ads kita

3. Biaya Paid Ads makin lama makin mahal
Untuk bisa menjalankan strategi digital Ads sampai benar-benar membuahkan hasil, kita harus menyiapkan dana berlebih
Budget 10 juta sebulan kadang gak nendang kalo ngiklan pake Facebook Ads
Numpang lewat aja
Apalagi budget cuma 1-2 juta sebulan

Biaya PPC Ads sendiri juga makin tinggi dari tahun ketahun

Dari trend Pay Per Click analysis tahun 2015 ke 2016 saja PPC menunjukkan ada kenaikan cost sebesar 25%
Ketika trust terhadap advertiser makin tahun makin menurun, biaya PPC ini akan semakin naik
Terus bagaimana agency-agency digital menyikapi ini?

Mereka mulai memainkan Inbound Strategy. Daripada menghabiskan banyak duit buat digital ads, mereka lebih memilih menghabiskannya untuk konten-konten digital sesuai yang digemari pasar
Makanya banyak bermunculan fenomena web series di YouTube

Banyak film-film pendek yang bikin audiens addict dan pelan-pelan memasukkan unsur iklan dalam konten tersebut

Ada juga yang membuat music video, atau clip-clip cerita inspiratif pendek
Jika budget mereka sangat ketat mereka minimal mereka akan mengalokasikan buat konten-konten atau artikel untuk blog atau social media dengan kemasan yang menarik.

Mereka juga memilih bekerja sama dengan influencer-influencer untuk membuat campaign mereka bisa dengan mudah diterima
Budget berlimpah akan dialokasikan untuk macro influencer, jika budget terbatas micro influencer juga efektif.
Paling tidak jauh lebih efektif dibanding paid ads
Bagaimanapun juga skenario terbaiknya adalah jika kita mampu membangun audiens kita sendiri
Tapi itu tidak bisa dilakukan secara instan
Butuh waktu dan proses

Siapkan mulai sekarang, serius bikin konten yang bisa menarik audiens
Tulisan, grafis, video atau podcast mungkin..
Apa saja, yang penting bisa buat mendeliver value dan menarik audiens

Sekarang sudah banyak koq IMers yang dulu getol main Ads sekarang fokus di konten
Alasannya, biaya nginbound dengan konten itu 60% lebih murah dibanding murni pake Ads
Artinya bikin konten itu tetep berbiaya, gak ngasal, tapi biayanya tetep jauh lebih murah..
Dengan efektifitas yang sama bahkan lebih
Ads tetep kita bisa optimalkan untuk fungsi yang lain, tidak langsung untuk nyari closingan, tapi untuk memboosting konten kita agar menjangkau lebih banyak audiens

Ada pertanyaan? Silahkan komentar

Posting Komentar

Revesery.com

Revesery.com

download file ini untuk mencoba: 

Revesery.com

Revesery.com

 Download ==>>